Tampilkan postingan dengan label Aksi Relawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aksi Relawan. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Agustus 2018

Inspiring Volunteer Vol. 2.0

Assalamu'alaikum Volunteer ...
Tetap semangat dalam menebar kebaikan. Nah kali ini, Dompet Dhuafa Volunteer Sumut bersama Inspiring Volunteer yang di support oleh Dompet Dhuafa Waspada kembali membuat program yang menginspirasi anak muda zaman now. Sesuai dengan program yang telah dirancang dulu, setelah pelaksanaan Inspiring Volunteer Vol. 1.0 (berakhir desember 2017) yang di selanggarakan di Kampung Nelayan Sebrang, Belawan kali ini Inspiring Volunteer Vol. 2.0 di selenggarakan di jalan Selambo Raya, Amplas Kota Medan. 

Kenapa sich harus di Selambo Raya?? Karena menurut laporan dari salah seorang volunteer kita yaitu bang Ayub yang juga tinggal di daerah Selambo Raya ini mengabarkan bahwa kurangnya perhatian masyarakat sekitar terhadap ilmu agama yang ada sebab daerah ini mayoritas nonmuslim jadi hanya satu masjid yang berdiri di desa ini selebihnya mereka di apit oleh 8 gereja. Selain itu kesadaran umat muslim yang tinggal di lokasi juga tidak perduli dengan keadaan, mereka juga jarang sekali meramaikan masjid di saat shalat fardhu.

Untuk itulah tim DDV Sumut kembali mensurvei lokasi yang diajukan. Dengan berbagai rencana dan susunan acara yang akan diajarkan kepada adik-adik, akhirnya terbentuklah 10 anggota Inspiring Volunteer Vol. 2.0 ini dengan beranggotakan dari Inspiring Volunteer Vol. 1.0.

Kegiata Inspiring Volunteer Vol. 2.0 ini diketuai oleh kakak cantik yang juga jago akting yaitu Yuni Pohan yang telah berpengalaman di bidang belajar mengajar. Kegiatan ini berlangsung selama 8 (delapan) pekan yang diikuti oleh 50 (lima puluh) orang anak yang usianya berkisar 6-10 tahun. Seperti halnya Inspiring Volunteer Vol. 1.0 kegiatan Inspiring Volunteer Vol. 2.0 ini juga dilaksanakan sebuah Masjid.metobe pembelajaran yang digunakan inspirator juga sama yaitu belajar sambil bermain jadi kegiatan belajar mengajar tidak kaku dan juga menyenangkan.


Tanggal 08 Juli 2018, Inspiring Volunteer Vol. 2.0 di Pekan Pertama kembali terlaksana dengan diikuti oleh 50 anak, 10 inspirator dan juga 2 orang volunteer yang mengawasi jalannya acara. Tema yang diusung juga sama seperti kegiatan sebelumnya yaitu "Sekali Mneginspirasi Bermanfaat Selamanya". Pembahasan selama 8 pekan ini seputar Fiqih. Kenapa sich harus fiqih lagi? Karena kita harus mengajarkan yang mendasar atau yang wajib terlebih dahulu agar kelak anak-anak dapat menerapkan dengan sempurna dikehidupan nyata mereka. Di pekan pertama ini, adik-adik diajarkan tentang istinja. Di pekan pertama ini volunteer membagikan 50 buah Iqra' yang dibagikan pada setiap anak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, dan di akhir kegiatan belajar mengajar ini adik-adik diberi sedikit cemilan roti sebelum pulang.


Anak-anak ini setiap pekannya di jemput oleh mobil pick up milik Bang Ayub dan di bawa ke Masjid Ar-Rahman, karena lokasi rumah mereka dengan masjid tebilang cukup jauh.


Di Pekan Kedua para inspirator membawakan materi "Tata Cara Berwudhu". Materi ini mendasar sekali yang wajib diketahui oleh adik-adik di usia dini, karena mulai dari bersucilah semua kegiatan ibadah kita dalam berinterksi kepada sang pencipta dapat berjalan dengan khusyu'. Adik-adik diajarkan mulai dari niat wudhu, langkah-langkah berwudhu dan sekaligus praktik di tempat wudhu masjid ini. Dalam praktik, adik-adik di pandu oleh kakak-kakak inspirator mereka yang bertanggungjawab sepenuhnya dalam kegiatan belajar mengajar.

Di Pekan Ketiga materi yang dibawakan tentang "Tayamum" dengan mengusung tema huruf Hijahiyah. Tayamum merupakan salah satu cara mencusikan diri, tayumum juga digunakan sebagai pengganti wudhu jika tidak ada air atau dalam keadaan terdesak/sakit. Jika wudhu menggunakan air maka tayamum menggunakan debu suci untuk mensucikan diri.

Untuk kegiatan belajar mengajar makin menyenagkan, tim inspirator menciptakan lagu tayamum biar adik-adik mudah menghafal sambil mempraktikkan gerakan Tayamum. Cukup kreatif bukan??? Anak muda zaman now itu yang mampu menginspirator dalam hal kecil apapun.

Tayamum Tayamum itu Pengganti Wudhu
Menggunakan tanah atau debu yang suci 2x
Pertama baca niat lalu menepuk debu
Kedua tiup debu, huh...
Lalu usapkan wajah
Ketiga usap tangan dari atas ke bawah
Dari kanan ke kiri akhiri dengan doa


Oia, Setiap tema yang diusung oleh inpirator ini bermanfaat loh buat adik-adik, jadi adik-adik akan penasaran setiap pekannya mereka akan mendapat survei games yang tak terduga. Seruuu pastinya. Tema pekan ini adalah "Huruf Hijaiyah" yang berfungsi untuk mengulang kembali ingatan adik-adik dan mengajarkan cara melafazkan setiap huruf hijaiyah secara benar dan jelas. Kegiatan ini diselingi oleh belajar mengaji ada yang Iqra' dan ada yang sudah Al-Qur'an. Setiap kakak inspirator menangani 5 orang anak sebagai adik asuh untuk dibimbing dalam pembelajaran. Kenapa sich mesti di bagi kelompok?? Karena berkelompok lebih memudahkan adik-adik memahami yang diajarkan oleh para kakak inspirator dan adik-adik tidak segan jika ingin bertanya sesuatu yang tidak ia ketahui.


Pekan ketiga kali ini volunteer mengadakan pekan gizi dengan menu "Bubur Kacang Hijau". Menu sehat ini di buat volunteer kita yang merupakan warga sekitar selambo raya yang pastinya di bantu dengan support dana setiap pekannya untuk menyediakan menu sehat buat adik-adik. Menu ini di bagi ketika pulang saat kegiatan belajar mengajar berakhir agar ada yang di bawa pulang ke rumah. Setidaknya mereka tidak pulang degan tangan kosong, selain ilmu juga dapat cemilan sehat.

Di Pekan Keempat adik-adik belajar tentang "Sholat". Setelah bersuci sudah kelar selanjutnya adik-adik diperkenalkan dengan Shalat yang paling lazim yaitu Shalat 5 waktu sehari semalam. Di sini kakak inspiratornya juga menggunakan bahan untuk belajar tentang solat seperti membuat jam dinding yang terbuat dari kertas kartun yang terdapat 5 waktu shalat fardhu seperti shalat subuh pukul 05:15 WIB dan seterusnya. Selain jam dinding, kakak inspirator kita juga menyediakan lagu tentang sholat agar memudahkan adik-adik mengingat berapa banyak rakaat dalam setiap solat yang sering mereka kerjakan. Nah, di bawah ini adalah lirik lagu shalat :

Shalat suhuh dua rakaat
Sahalat zuhur empat rakaat
Shalat ashar empat rakaat
Shalat maghrib tiga rakaat
Shalat isya empat rakaat
Semuanya ada lima
Dikerjakan pada waktunya
Insya Allah masuk ke syurga
Aamiin...



Oia guys, pekan ini para inspirator membawakan tema "Kosakata". para inspirator menyiapkan kosakata seperti Book=Buku, Bag=Tas, dan alain sebagainya. Adik-adik paling senang bermain games seusai belajar, karena mereka dapat mengekspresikan sesuatu yang diinginkan. Gelak tawa serta senyum ceria mereka terpancar jelas dari raut wajah mungil adik-adik.

Di Pekan Kelima adik-adik akan belajar "Praktek Shalat dan Bacaannya". Di pekan kelima ini kayaknya ada sesuatu yang spesial apa yahhh??? Oh ternyata para inspirator kedatangan kakak/abang Beasiswa Dompet Dhuafa Sumut untuk ikut andil mengajarkan adik-adik cara shalat dengan benar. Wich... tambah ramai donk. Di pekan kelima, kakak-kakak inspirator membawakan tema "Pakaian Adat". Nah, para inspirator mengenakan beberapa atribut daerah seperti batak, mandailing, aceh, jawa, dan lain sebagainya.


Di Pekan Keenam para inspirator kembali mengajarkan shalat karena di minggu kemarin belum habis di bahas tentang praktek shalat ini dan hari ini mau dituntaskan semua pada setiap anak.


Praktek shalat kali ini di lakukan secara berjamaah agar yang ikhwan bisa sekaligus praktek menjadi imam dan yang akhwat bisa sekaliagus praktek sebagai makmum.

Di Pekan Ketujuh yang merupakan pekan terakhir pemberian materi kepada adik-adik. Di pekan ketujuh ini, kakak inspirator fokus pada bacaan tahiyat karena banyak juga yang belum lancar membacanya dan juga adik-adik di uji satu persatu yang belum lancar untuk praktek shalat sendiri dengan di bimbing kakak inspirator tentunya.


Di Pekan Kedelapan atau pekan terakhir, para inspirator telah menyiapkan kejutan buat adik-adik. Apa ya kira-kira???? Penasaran ????? Kakak inspirator mengadakan lomba untuk adik-adik yaitu lomba siapa cepat menyusun huruf hijaiyah. Kelompok mana yang menang akan mendapatkan hadiah yang telah disiapkan kakak-kakak inspirator.



Terimakasih yang telah berkontribusi dalam acara ini. Semoga lelah kita menjadi Lillah dan amalan yang dikerjakan dapat bermanfaat bagi adik-adik sekalian....
Sampai jumpa di kegiatan volunteer selanjutnya. Tetaop selalu menenbar kebaikan dimanapun kalian berada.


Wassalamu'alaikum ^_^

Selasa, 26 Desember 2017

Inspiring Volunteer Sekali Menginspirasi Bermanfaat Selamanya

Assalamu'alaikum Volunteer ...
Dompet Dhuafa Volunteer Sumut (DDV Sumut) telah menyelenggarakan program anak pesisir yang dilaksanakan di Desa Nelayan Sebrang yang bertemakan "Ceria Bareng Anak Pesisir Bersama Inspiring Volunteer". Desa Nelayan Sebrang merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Belawan yang mata pencaharian penduduknya sebagian besar adalah nelayan dan tidak mengecap pendidikan tinggi.


Untuk menuju lokasi, kamu hanya bisa menggunakan jasa jemput perahu kayu mesin seperti gambar di atas dengan tarif R 3.000,-/orang untuk sekali penyebrangan. Jarak yang di tempuh itu sekitar 5 menit untuk sekali pergi dan jika air naik maka kapal agak sedikit goyang. Nah, serukan guys. Ini tantangan banget buat kamu muda-mudi kreatif dan inovatif yang mampu membuat perubahan dimanapun kamu berpijak. Kebaikkan sekecil apapun jika dilakukan berulang kali akan meninggalkan efect tersendiri guys.

Pendidikan yang minim serta ilmu agama yang kurang, membuat tim DDV berinsiatif untuk memberikan pengajaran tentang "Ilmu Fiqih" kepada adik-adik di Desa Nelayan Sebrang, Belawan. Untuk membuat program ini berjalan dengan mulus, tim DDV Sumut mencari muda-mudi berbakat yang bisa menginspirasi anak muda di usia mereka untuk terus bergerak dan menebar kebaikkan. Maka terpilihlah dari hasil interview "Inspiring Volunteer" sebanyak 20 volunteer dengan berbagai keahliaan mereka. 

Nah, Inspiring Volunteer ini sendiri merupakan kegiatan pemberdayaan sosial yang dilakukan oleh DDV Sumut sebagai bentuk ikhtiar untuk memberikan pendidikan yang lebih baik dengan mengajak para inspirator dari lintas profesi.

Selanjutnya, DDV Sumut berkolaborasi bersama inspirator muda memberikan pengajaran dengan materi seputar bersuci (Wudhu & Tayamum), adab bersuci sampai pada tata cara shalat fardhu kepada adik-adik di Desa Nelayan Sebrang selama 10 Pekan atau 10 kali pertemuan dimulai tanggal 23 Oktober 2018. Selain ilmu yang bermanfaat, para inspirator muda juga mengadakan pekan gizi dengan memberikan makanan sehat dan juga Insya Allah dapat memenuhi gizi adik-adik yang tinggal di daerah kurang sehat.

Pekan I : Perkenalan Diri

 Kacang Hijau & Telur Rebus
Di Pekan Pertama sebanyak 100 anak berhasil dikumpulkan di hari pertama kami di Desa Nelayan Sebrang dengan di bantu oleh warga setempat. Tempat yang kami gunakan untuk belajar mengajar ini adalah di Masjid Baiturrahman yang satu-satunya di Desa Nelayan Sebranga. Nah, di masjid inilah segala kegiatan proses keagamaan berlangsung guys. Di hari pertama kami memperkenalkan diri terlebih dahulu kepada adik-adik serta menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan kami ke desa mereka selama 9 pekan berikutnya. Adik-adik di bagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok dipegang oleh 2 orang inspirator yang bertanggungjawab mengajarkan adik-adik setiap minggunya sesuai dengan tema yang telah ditentukan dengan kesepakatan bersama. Nah, kegiatan di hari pertama ini di buka oleh Bunda Mulia dari Gerakan Kelas Ibu Mengajar yang memberikan motivasi serta semangat buat adik-adik dan juga para volunteer serta inspirator muda. Oia, di pekan gizi pertama ini, kakak volunteer menyediakan menu bubur kacang hijau dan juga telur rebus untuk adik-adik, menu ini sendiri guys dibuat oleh ibu-ibu di Desa Nelayan Sebrang dengan support dana dari donatur.

Pekan II : Najis
Inspiring Volunteer Pekan Kedua diisi dengan belajar "Jenis-Jenis Najis". Di sini dibutuhkan keahlian serta kesabaran inspirator dalam mengajarkan adik-adik. karena pada umumnya anak-anak mempunyai banyak sifat yang beraneka ragam dan sangat jarang sekali yang mau mendengarkan dari awal sampai akhir. Maka dari itu dibutuhkan kreatifitas inspirator dalam mengajar sehingga materi yang diajarkan tidak monoton sehingga dapat membuat adik-adik mengantuk. Setelah ditentukan nama kelompok dan juga pembagiannya, kini saatnya inspirator menunjukkan aksi nyatanya.


Kacang Hijau & Jeruk
Kakak-kakak Inspirator mengajarkan tentang jenis-jenis najis, air yang suci dan tidak suci, cara membersihkan diri dari najis, serta doa keluar masuk kamar mandi. Eitz... Ada atribut-atribut kecil yang di bawa kakak-kakak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar ini, sebagai contoh mereka menuliskan jenis-jenis air dan juga pembagiannya di atas kertas karton yang di bentuk semenarik mungkin, dan juga dalam menghafalan juga menggunakan irama atau dibentuk sebuah lagu yang memudahkan adik-adik mengingat. Tidak hanya itu, para inspirator juga membuat gerakan yang membuat adik-adik dapat kembali rilex dan tidak bosan mengikuti pelajaran ini. Oia, untuk menu pekan gizinya yaitu kolak ubi rambat dan jeruk.


Profesi Apoteker : "Wudhu
Pekan III : Wudhu
Inspiring Volunteer Pekan Ketiga diisi dengan belajar "Wudhu". Kali ini ada yang beda loh. Yupz... Kakak-kakak Inspirator menggunakan pakaian profesi, Oh ternyata tema kali ini adalah "Profesi". Dengan menggenakan pakaian profesi ini, inspirator bisa sekaligus menunjukkan dan memberi tahu seragam dari pekerja yang mungkin pernah mereka lihat. Ada yang berprofesi sebagai apoteker, pelaut, relawan, dan ada juga yang jadi presiden loh guys. Inspirator kali ini mengajarkan tata cara berwudhu, niat berwudhu, dan praktek berwudhu langsung di kamar mandi. Kenapa harus dipraktikkan?? karena materi wudhu ini tidak hanya katam dengan hanya teori saja tapi juga sekaligus praktiknya agar kelak adik-adik tidak sembarangan dalam mengambil air wudhu ketika akan shalat. Wudhu adalah hal terpenting ketika akan mengerjakan ibadah shalat, karena sahnya shalat seseorang tergantung bagaimana cara ia bersuci. Jika bersuci saja tidak sah bagaimnaa dengan shalat mereka??


Untuk pekan gizi kali ini kita menyediakan menu jagung rebus dan juga kacang rebus serta kita juga dapat tambahan rezeki dari tim Jumat Berbagi dan Puff.Medan berupa pudding busa coklat dan roti paha ayam dibalur coklat dan ceres.Dalam pembagian pekan gizi pun kita dapat melihat kecerian dan aksi kocak adik-adik dalam mendapatkan menu yang berbeda setiap minggunya. Siapa yang gak betah jika tiap minggu bertemu dengan malaikat kecil yang dapat membuat volunteer dan inspirator jadi tambah awet muda. Hehehhehe...

Animals : Tayamum
Inspiring Volunteer Pekan Keempat diisi dengan belajar "Tayamum". Tema yang dibawakan kakak-kakak inspirator kali ini adalah animal, para inspirator mengajar sambil menggunakan topeng animal atau hewan lucu yang di buat sendiri oleh para inspirator di rumah. Jadi guys, inspirator ini sangat-sangat kreatif dan cermat dalam menentukan tema dan bahan yang diajarkan. Adik-adik diajarkan tentang tayamum, apa itu tayamum?, mengapa harus dilakukan tayamum?, bagaimana doa tayamun?, dan bagaimana tata cara pengerjaan tayamum? dan syarat diperbolehkannya melakukan tayamum. Setiap pelajaran selalu disertain nyanyian agar memudahkan anak-anak untuk mengingat. Jadi, di sini adik-adik belajar dengan senang hati tanpa paksaan karena menggunakan metode belajar sambil bermain. Untuk menu pekan gizi kali ini adalah bubur pulut hitam dan juga pisang.

Fruits  : Adzan & Asmaul Husna
Inspiring volunteer Pekan Kelima diisi dengan belajar "Adzan & Qomat (ikhwan), Asmaul Husna (Akhwat)". Para Inspirator minggu ini mengenakan atribut bertema "Buah-buahan". Adik-adik diajarkan cara mengumandangkan adzan dan iqomah secara benar khususnya bagi laki-laki, karena kelak mereka akan menjadi imam atau pun muadzin di masjid daerah tempat tinggal mereka. Setelah itu, adik-adik satu per satu mempraktikkan adzan dan iqomah di depan teman-temannya dengan suara semangat dan juga lantang. Sementara yang akhwatnya diperkenalkan tentang asmaul husna dengan irama sambil mengingat 99 nama-nama Allah, serta adik-adik akhwat juga mendapatkan pembelajaran baru guys, mereka menempelkan kepingan-kepingan kertas origami ke dalam kaligrafi seperti sedang bermain puzzle. Wichhh... pasti seru dan menyenangkan suasana di sana. Menu pekan gizi kali ini jus jambu merah dan kacang rebus.

Baju Adat : Rukun Solat
Inspiring volunteer Pekan Keenam diisi dengan belajar "Rukun Solat". Tema kali ini para inspirator kita mengenakan Baju Adat Daerah mereka masing-masing guys. Seru kan?? Dengan itu adik-adik bisa sekalian belajar mengenai baju adat di beberapa daerah. Senyum sumringan anak muda memang menggoda, hehhehe...
Di pelajaran kali ini adik-adik diajarkan 13 macam rukun solat, dimulai dengan menyebutkan 5 nama solat fardhu sampai salam pertama dan tertib. nah untuk pelajaran kali ini adik-adik diminta fokus, karena hal ini juga sama pentingnya dalam hal bersuci agar adik-adik kelak bisa mengerjakan solat dengan baik dan benar. Nah di sela pelajaran, adik-adik juga belajar membuat kreasi jam dinding dari kertas karton. Jam dinding ini digunakan sebagai petunjuk waktu shalat fardhu guys, jadi adik-adik bisa tahu kapan-kapan saja waktu masuknya shalat. menu pekan gizi kali ini adalah kolak pisang dan jagung rebus.

Huruf Hijaiyah : Praktek Solat
Inspiring volunteer Pekan Ketujuh diisi dengan belajar "Praktek Solat". Di sini adik-adik diajarkan bacaan shalat fardhu mulai dari niat sampai salam terakhir serta dipraktikkan bersama gerakan shalat. Di minggu ketujuh, para inspirator mengusung tema huruf hijaiyah, setiap tema yang dibuat oleh para inspirator ini selalu menjadi pembukaan belajar mereka, jadi menyelam sambil minum air. Hhehhe...

Dalam pembelajaran kali ini, adik-adik di bagi menjadi 2 kelompok yaitu laki-laki (ikhwan) dan perempuan (akhwat). Laki-laki di bimbing oleh abang-abang keren yang Insya Allah Soleh serta perempuan di bimbing oleh kakak-kakak yang gak kalah kecehnya. Praktik shalat ini, dimulai dari sikap berdiri ketika akan melaksanakan shalat, niat, takbiratul ihram, bacaan doa iftitah, surah Al-Fatihah, sampai salam. Para inspirator dengan sabar membimbing adik-adik dalam praktek shalat kali ini. Untuk menu pekan gizi kali ini yaitu pudding dan roti isi . Oh iya sedikit info, pembagian pekan gizi dilaksanakan setelah selesai belajar ya guys atau saat adik-adik mau pulang ke rumah mereka.

Flowers
Inspiring Volunteer Pekan Kedelapan materi praktek solat kemarin dilanjutkan minggu ini karena masih ada yang belum bisa praktik solat. Di minggu kedelapan ini, inspiring volunteer menggunakan atribut bunga-bunga yang terbuat dari kertas karton yang dibentuk sedemikian mirip dengan bunga yang indah. Namun ada yang beda di sini, karena kemarin tanggal 05 Desember 2017 merupakan International Volunteer Day atau Hari Relawan Dunia maka para inspirator membuat huruf-huruf yang membentuk menjadi dua kata yaitu "Hari" dan juga "Relawan". Nah, pekan gizi kali ini di buat oleh kakak volunteer khusus untuk adik-adik tercinta yaitu susu coklat stroberri dan sate buah yang terdiri dari 4 macem buah segar (anggur, jeruk, melon, bengkoang).


Beginilah relawan, tetap semangat dan penuh ceria tanpa ngeluh ketika sempit-sempitan dalam angkot, jadi makin serukan guys. yakin kamu gak mau gabung bersama kami... ^_^

Bendera Negara : Evaluasi
Inspiring Volunteer Pekan Kesembilan diisi dengan belajar "Evaluasi". Alhamdulillah kita sudah memasuk pekan kesembilan, tinggal tersisah satu pekan lagi program kita di Desa Nelayan Sebrang. Untuk pekan kesembilan ini, tema yang diusung para inspirator adalah bendera negara. Dengan membuat bendera dari beberapa negara di dunia seperti Indonesia, Palestina, Singapura, Jerman, dan lain-lain. Bendera negara dibuat dengan kertas karton dan dijadikan sebagai aksesoris kepala. Di minggu kesembilan ini, para inspirator hanya perlu mengevaluasi adik-adik mulai dari pekan pertama sampai pekan kedelapan. Hal ini bertujuan agar adik-adik tidak melupakan materi yang telah disampaikan para inspirator. Dan pastinya adik-adik tetap havefun saat belajar. Pekan gizi kali ini kakak volunteer membuat stik pisang coklat yang ditaburi toping diatasnya terdiri dari kacang, seres coklat, seres warna-warni, dan juga bola-bola warna. Oia, tidak hanya itu kita juga menyediakan pudding coklat dari donatur serta cemilan dari donatu juga. Alhamdulillah, rezekinya adik-adik kali ini banyak.

Inspiring Volunteer Pekan Kesepuluh sekaligus "Penutupan"  diisi dengan belajar "Kreasi". Alhamdulillah, kita sudah sampai diacara puncak, dimana di pekan terakhir ini tidak hanya adik-adik saja yang mendapatkan ilmu tapi juga ibu-ibu di Desa Nelayan Sebrang. Sekaligus sebagai perpisahan dan tanda terimakasih karena sudah mengizinkan kami melaksanakan program pendidikan di Desa tercinta ini.


Sekitar 50 ibu-ibu berhasil kami kumpulkan di dalam masjid Baiturrahman. Karena banyak sekali dari mereka yang sedang bekerja sehingga tidak sempat mengikuti kajian. Acara kajian atau ceramah singkat ini disampaikan oleh Bp. Ibrahim selaku suami dari Ibu Mulia.


Sementara si ibu sedang fokus mendengarkan kajian, adik-adik asyik membuat kerajinan tangan dari kertas karton dan koran. Kreasi apa yang dihasilkan dari tangan imut mereka. Penasaran?? Adik-adik lagi membuat bingkai foto dari koran-koran bekas yang digulung dan dilipat sesuai arahan kakak inspirator mereka.


Di pekan terakhir ini, adik-adik tidak mendapatkan menu pekan gizi namun adik-adik mendapatkan souvenir dari para donatur Dompet Dhuafa yang telah memberikan sedikit rezekinya untuk Desa Kampung Nelayan Sebrang. Souvenir atau hadiah yang diberikan kepada adik-adik berupa paket sekolah dan alat solat agar mereka rajin belajar dan tak lupa mengerjakan solat fardhu.

Kegiatan Inspiring Volunteer ini tidak akan lancar tanpa support dari Dompet Dhuafa Waspada, BAZMA, ODOJ DPA Medan, ODOJ Sumut, Pejuang Subuh Medan, Fajr Management, Medan Apheresis, Oriflame, Mitun Gallery, Touko Parfume serta para donatur tercinta dan hamba Allah yang membiayai dan mendoakan program ini. Semoga apa yang kita kerjakan semata-mata ingin mendapatkan Ridho Allah SWT. Aamiin...

Sampai di sini dulu kebersaman kita dalam Inspiring Volunteer "Sekali Menginspirasi Bermanfaat Selamanya". Tunggu aksi para inspirator muda lainnya dalam Inspiring Volunteer Vol.02.  Wich... Ada yang kedua?? Ada donk.... kepoin IG kami @ddv_sumut


Wassalamuálaikum

Minggu, 15 Oktober 2017

Peringatan Hari Pangan Sedunia "Tebar Makanan Tebar Kebaikan"


Hari Pangan Sedunia adalah hari yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober setiap tahun sejak tahun 1981 untuk mengingatkan kesadaran dan tindakan masyarakat dunia terhadap kelaparan dan kekurangan gizi di dunia dan untuk mendorong terciptanya sistem pangan global yang efektif. 16 Oktober dipilih karena pada tanggal tersebut di tahun 1945 telah didirikan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hari Pangan Sedunia ditetapkan pada konferensi umum ke-20 bulan November 1979.

Dompet Dhuafa Waspada bersama Dompet Dhuafa Volunteer menyelenggarakan sebuah acara untuk memperingati Hari Pangan Sedunia dengan tema kegiatan "Foodventure : Tebar Makanan Tebar Kebaikan Bersama Adik-Adik Rumah Baca Bakau Percut"

Tebar Makanan Tebar Kebaikan ini dilaksanakan di Rumah Baca Bakau Percut yang lokasinya berada di Jl. M.Yusuf Jintan, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371. Kenapa di pilih di Rumah Bakau dikarenakan di rumah baca ini banyak adik-adik yang tergolong yatim piatu atau dhuafa yang wajib kita kunjungi untuk setidaknya merayakan Hari Pangan Sedunia ini kepada mereka dengan memberikan sedikit hiburan juga makanan sehat.

Hari Pangan yang berlangsung di Rumah Baca Bakau Percut ini diselenggarakan pada hari Minggu, 15 Oktober 2017 yang diketuai oleh Febriansyah dan dibantu oleh kakak dan abang volunteer sehingga kita bisa menyiapkan acara ini baik.

Apa saja sich kegiatan yang dilakukan adik-adik Rumah Baca Bakau bersama Kakak/Abang Volunteer yuk simak kegiatan kami di bawah ini :

Di Rumah Baca Bakau yang telah dipenuhi oleh adik-adik hebat ini, usianya mulai dari 5 tahun sampai 13 tahun. Acara pertama kita akan NoBar (Nonton Bareng) film motivasi yang dapat membangkitkan semangat adik-adik tentang tidak pantang menyerah dalam menjalankan kehidupan meskipun dengan kekurangan dalam hidup. Kekurangan tidak menjadikan kita lemah bahkan mudah terpengaruh oleh siapapun. Hidup kita adalah kita yang menentukan jadi jangan pernah merasa minder dengan apa yang tidak kita miliki seperti orang lain miliki. Sambil menikmati film  adik-adik disuguhkan pudding coklat dan juga es lengkong yang telah disajikan oleh panitia konsumsi, biar nontonnya tidak garing.

Untuk mengisi kekosongan panitia, maka panitia menyiapkan perlengkapan untuk acara selanjutnya yaitu membuat sate buah. Dengan 5 buah berbeda panitia memotongi masing-masing buah dan diletakkan di dalam wadah yang telah dibagikan menjadi beberapa tempat sesuai banyaknya kelompok yang telah disiapkan oleh panitia acara. Adapun buah yang disiapkan untuk sate buah yaitu melon, semangka, anggur, dan pepaya.
Panitia Konsumsi
Dan ada 2 kakak cantik yang sembari tadi mendiami dapur yaitu kak Nisa dan Kak Ikki yang sedang menyediakan menu sehat buat kita semua untuk di makan bersama di akhir acara guys.

PJ Bubur Kacang Hijau
 Kelompok di bagi menjadi 8 bagian yang terdiri dari 5 orang anak. Nah setiap kelompok di bimbing 1 kakak asuh untuk mengajari mereka cara membuat sate buah yang sehat. Kenapa sich dipilihnya sate buah. Karena banyak sekali anak-anak yang tidak suka memakan buah apalagi dengan bentuk yang sama setiap hari, maka dari itu panitia membuat kreasi sendiri untuk menarik perhatiaan adik-adik agar tidak bosan mengonsumsi buah-buahan.
Membuat Sate Buah
Setiap kakak asuh wajib mengajarkan adik-adik untuk membuat sate buah paling keren dan ketceh. Keseruan dan kefokusan adik-adik dalam membuat sate buah sangat terlihat jelas di wajah mereka. Dengan seksama mereka memperhatikan si kakak asuh mencontohkan menusuk buah satu persatu ke dalam lidi yang telah disediakan.

Nah, guys waktu yang diperlukan setiap kelompok untuk menyelesaikan sajian sate buah ini hanya 20 menit sekaligus menyiapkan yal-yal kelompok untuk membuat suasana tambah meriah.
Kelompok Kak Nabila
Selanjutnya setelah siap dengan membuat sate buah oleh adik-adik acara ketiga yaitu makan bubur kacang hijau dan menikmati sate buah yang tadi di buat.

Makan Bersama
Bubur kacang hijau yang telah dimasak oleh dua orang kakak volunteer kita Kak Nisa dan Kak Ikki bagian dapur yang telah membuat menu sehat dan bergizi ini buat adik-adik. Setelah menikmati hidangan yang telah tersedia, adik-adik sudah dibolehkan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.


Pembagian Snack
Sebelum pulang, adik-adik dapat hadiah lagi dari panitia yaitu snack atau jajanan ringan, setiap orang diberikan satu bungkus paket snack yang telah disediakan oleh panitia.



Terimakasih team, terimakasih adik-adik hebat, terimakasih panitia, dan terimakasih banyak untuk para donatur yang telah menyisihkan sedikit rezekinya agar berlangsungnya acara ini. Semoga para donatur mendapat ganjaran pahala oleh Allah SWT. Amiin ^_^

Kamis, 17 Agustus 2017

Semarak Agustus SEMANGAT CERIA Bersama SD Laskar Dhuha

Tanggal 17 Agustus merupakan hari Kemerdekaan Indonesia. Setiap warganegara Indonesia amat senang menanti datangnya Perayaan 17 Agustus 1945. Kenapa mesti tanggal 17 Agustus? Karena pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Segera setelah pengumuman proklamasi tersebut, Soekarno dan Hatta menggunakan senjata dan peralatan Jepang untuk memberontak melawan pemerintah Belanda di Indonesia. Belanda awalnya diusir dari Jakarta, namun bala bantuan memastikan bahwa pertempuran akan berlanjut sampai tahun 1949. Karena lelah pertumpahan darah, Perserikatan Bangsa-Bangsa menghalangi ambisi Belanda untuk berperang dengan meminta tindakan diplomatik. Setelah sepuluh minggu perdebatan yang menjemukan, Indonesia diberi kebebasan dan pasukan Belanda mengundurkan diri dari Asia Timur. Pada bulan Agustus 1949, Negara Kesatuan Republik Indonesia didirikan.

17 Agustus 1945 merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang termasuk hari libur Nasional. Dan sepanjang hari dari berbagai usia mereka mengisi Hari Kemerdekaan dengan berbagai acara yang menarik.

Begitu juga dengan kami, untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, Dompet Dhuafa Waspada bersama Dompet Dhuafa Volunteer membuat perayaan ulang tahun Kemerdeaan Indonesia yang ke 72 Tahun dengan menyelenggarakan perlombaan bersama adik-adik di Sekolah SD Laskar Dhuha yang berada di Jl. Alpukat Raya Dsn I, Marendal, Deli Serdang.

Lapangan Sekolah Laskar Dhuha
Kenapa sich harus SD Laskar Dhuha? Karena dengan berbagai pertimbangan dan assessment SD Laskar Dhuha memenuhi syarat dengan sekolah swasta yang masih dapat bantuan dana dan perhatian dari pemerintah serta juga sekolah ini seluruh siswa/i-nya adalah muslim.

Perayaan berlangsung pada hari Kamis, 17 Agustus 2017 pukul 09:00 WIB dengan pembukaan acara yang dibawakan oleh MC, lalu kata sambutan dari Dompet Dhuafa Waspada, dan juga Kepala Sekola SD Laskar Dhuha. Perayaan berlangsung mulai pukul 09:00 - 15:00 WIB. Ada banyak perlombaan yang digelar di sini antara lain yaitu lomba makan kerupuk, cerdas cerman, lari karung, masukin bola ke keranjang, lari kelereng, lomba joget balon, dan menyusun kata.

Lomba Makan Kerupuk
Lomba Cerdas Cermat
Lomba Susun Kata & Angka
Lomba Kelereng
Perlombaan ini diikuti oleh seluruh siswa dari mulai kelas I sampai kelah VI dan perlombaan ini di bagi menjadi dua yaitu kelas 1 sampai kelas III di gabung mnejadi satu sedangkan kelas IV sampai kelas VI digabung menjadi satu biar sedikit imbang agar tidak terjadi keributan jika kelas I melawan kelas VI nantinya hehhehehe...

Menunggu Pembagian Hadiah
Perlombaan berlangsung sangat lancar dan penuh dengan keceriaan dari adik-adik semua, meskipun panas matahari menyengat namun tidak mematahkan semangat adik-adik dan juga kakak/abang volunteer untuk terus mengawasi berlangsungnya acara ini. Setalah perlombaan demi perlombaan dan juara demi juara didapatkan maka tibalah saatnya pembagian hadiah di aula Sekolah Laskar Dhuha yang dibuka oleh perwakilan guru dari Laskar Dhuha. Banyak adik-adik yang tidak sabar menanti nama mereka di panggil dan melihat hadiah yang akan diberikan kepada mereka.


Tibalah di acara puncak, berfoto bersama adik-adik dan seluruh panitia serta perwakilan guru SD Laskar Dhuha. Tidak ada acara tanpa sport dari donatur dan tenaga para volunteer serta terimakasih atas waktu yang telah diberikan kepada kami karena diizinkan untuk melangsungkan Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang ke 72 Tahun di Sekolah Laskar Dhuha. Semoga kita semua mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT dan semoga lelah kita menjadi lillah. Aamiin...

Berbagi tidak pernah rugi ^_^

Senin, 19 Juni 2017

Serunya Jambore Yatim di Dusun Kreatif, Mariendal

Jambore Yatim Dhuafa "Bukan Ramadhan Biasa" yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Waspada dan Dompet Dhuafa Volunteer dilaksanakan pada tanggal 17-18 Juni 2017 lokasi di Dusun Kreatif, Marendal. Jambore Yatim Dhuafa ini sama halnya dengan Pesantren Kilat Ramadhan yang biasa diisi dengan pengajian dan tausyiah. Hanya saja Jambore Yatim Dhuafa ini di buat dengan konsep alam seperti sedang camp, hal ini bertujuan agar adik-adik bisa belajar sambil bermain dan berkreasi serta mengenalkan adik-adik dengan lingkungan. Pesantren Kilat yang dibuat seperti nge-camp ini agar adik-adik tidak monoton dan bosen dengan suasa yang itu-itu saja yang dihadapi mereka setiap tahunnya.

Selamat Datang Adik-Adik Hebat
Jambore Yatim Dhuafa diikuti oleh 47 peserta yang datang dari berbagai daerah di sekitaran kota Medan seperti Belawan, Percut, Kp.Lalang, dan lain-lain. Kegiatan ini diisi dengan tausyiah, dongeng, kreatifitas, permainan, memasak, ilmu yang bermanfaat, nobar asyik, dan memanen jagung.

Tenda Camp
Adik-adik nantinya akan tidur seperti layaknya camping di alam bebas beristirahan di tenda-tenda camp yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara.
Ada 14 tenda camp yang disediakan yang akan diisi oleh adik-adik sesuai dengan kelompok yang akan di bagi nantinya oleh kakak-kakak asuh yang cantik dan ganteng abis.
Tenda terdiri dari dua warna yaitu warna biru di sisi kanan dan warna hijau di sisi kiri. Untuk cowok tidur di tenda berwarna hijau sedangkan untuk ceweknya tidur di tenda berwarna biru. Setiap tenda terdapat 4/5 orang adik dan 1 orang kakak asuh yang menemani tidur mereka.


Joglo
Di joglo ini adik-adik dikumpulkan untuk mendengarkan arahan yang akan disampaikan oleh kakak panitia yang akan membagi kelompok adik-adik beserta kakak asuh mereka. Kakak asuh bertugas menjaga, membimbing, mengarahkan adik-adik untuk mengikuti peraturan yang ada serta mengajarkan adik-adik mengaji. Setiap kakak asuh akan bertanggungjawab terhadap adik-adik yang diasuhnya. Ada sepuluh kelompok yang terbentuk yaitu kelompok Adam, Yusuf, Soleh, Sulaiman, Ibrahim,  Zakaria, Zulfikar, Isya, Musa, dan kelompok Muhammad.
Pembagian kelompok ini dibuat agar memudahkan panitia untuk memantau setiap gerak gerik adik-adik.

Perkenalan Panitia & Kakak Asuh 
Simbolis penyerahan bed nama peserta yang di wakili oleh Bunda Halimah dan Abangda Ibar. Pemakaian bed nama peserta ini bertujuan agar panitia dan kakak asuh dapat mengenali nama adik-adik peserta Jambore Yatim Dhuafa.

Luthfi Rangkuti
Abang ganteng yang di atas ini adalah ananda Luthfi Rangkuti. Beliau ini yang akan memimpin doa untuk Pembukaan Jambore Yatim Dhuafa "Bukan Ramadhan Biasa". Suara abangda kita ini menurut kakak admin sangat mirip dengan ustadz Hanan Attaki suaranya merdu cuy... Meleleh kakak dengarnya :D :D . Dengan selesainya doa dari abangda Luthfi Rangkuti maka resmi sudahlah pembukaan acara Jambore Yatim Dhuafa, semoga bisa berjalan dengan hikmah dan lancar.

Umi Nazrah
Acara selanjutnya adalah mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh umi Nazrah. Uda kenal belum sama umi Nazrah gadis yang punya senyum manis di kota Medan (Asyekkk) mirip dengan Afgan kan umi Naz, ada dua lusung pipi di kanan kiri pipinya. Makanya semut pada bedatangan kalo ada umi Nazrah, Hehheheh...

Cerita yang dibawakan umi Nazrah kali ini berjudul "Buah dari Kejujuran". Suatu hari ada seorang pemuda yang sedang membutuhkan uang, pemuda itu berjalan menyusuri padang pasir yang panas di dalam perjalanannya ia menemukan sebuah benda yang tergeletak di pasir yang memancarkan kilau indah. Lalu diambilnya benda tersebut dan diamati olehnya dan ternyata benda itu adalah sebuah kalung permata yang harganya lebih dari 500 dirham. Kemudian pemuda itu membawa kalung permata yang ia temukan kerumahnya, tapi ketika ia hendak menyimpan kalung itu terdengarlah sebuah pengumuman dari seorang kakek bahwa "Barang siapa yang menemukan kalung permata miliknya akan diberi uang senilai 500 dirham". Mendengar pengumuman tersebut sang pemuda menemui kakek dan membawanya kerumahnya. Sang kakek pun sangat berterimakasih kepada pemuda itu, ia memberikan hadiah yang dijanjikannya. Tapi apa sikap pemuda itu, ia menolak dan memberikan kalung itu dengan ikhlas tanpa meminta imbalan.
Suatu ketika, pemuda itu pergi dengan menaiki kapal, tapi ternyata kapal yang ia tumpangi itu rusak dan pemuda tersebut hampir tenggelam dan ia berusaha berenang ketepian. Sampailah ia di tepian, di sebuah desa ia terduduk di bawah pohon rindang sambil membaca ayat suci Al-Qur'an lalu tiba-tiba datanglah seorang warga menghampirinya dan meminta pemuda itu mengajari warga desa untuk belajar membaca dengan imbalan yang tidak sedikit. Setelah itu, pemuda tersebut menulis diatas tanah dan terlihat oleh seorang warga, meminta beliau untuk mengajarkan warga belajar menulis. Akhirnya, semakin banyak murid yang diajarkan semakin banyak penghasilan yang di dapat oleh pemuda itu dan ia pun menjadi kaya raya.

Inti dari cerita di atas adalah bahwa kita harus jujur dalam berkata, bertindak dan bertingkahlaku karena manisnya kejujuran akan dipetik setelah kamu bisa berlaku jujur. Dan Allah tidak akan menelantarkan hambanya yang bersikap jujur.

Materi tentang Cita-Cita & Meraihnya
Selesai acara mendongeng, ice breaking, lalu dilanjut dengan solat zuhur dan istirahat sejenak. Maka acara selanjutnya itu adalah Motivasi tentang "Pentingnya Memiliki Cita-Cita dan Meraihnya" yang dibawakan oleh Bang Jojo yang merupakan Owner Makyung Cafe. Di sini adi-adik di minta untuk menyebutkan apasich yang dicita-citakan ketika mereka besar nanti dan apa usaha mereka untuk bisa meraih cita-cita tersebut. Bang Jojo akan berbagi ilmu seputar cita-cita dan sukses di dunia.


Selesai motivasi yang disampaikan oleh Bang Jojo, adik-adik berehat sejenak untuk melepas penat dengan bermain permainan yang telah disediakan di area jambore seperti congklak, sepakbola, egrang, dan lainnya. Sungguh bahagia bisa menyaksikan senyum lepas mereka.
Setelah jam bebas dan selesai solat ashar saatnya olahraga sore menggerakkan anggota tubuh yang malas melemas :D :D

Senam Cantik ^_^
Menggal mengol ke kiri ke kanan atas bawah depan belakang... Setelah beberapa gerakan ringan pemanasan, adik-adik dan kakak asuh bermain gerakan ayam diiringi dengan irama musik yang berdendang. Permainan ini hanya sekedar releksasi semata agar adik-adik tidak jenuh dengan aktivitas yang mereka lakukan dari pagi hingga sore ini. Serunya bermain bersama berbaur dengan semuanya mengundang tawa yang tak henti keluar dari raut wajah kebahagian itu. Lihat saja abangda Ibar sangat semangat bergoyang meskipun kelebihan hahahha...#oppzzz





Asyik bermain bersama tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17:10 WIB saatnya bagi adik-adik memasuki acara selanjutnya yaitu cooking class. Di cooking class ini adik-adik akan diajarkan memasak sesuatu yang sederhana namun terkesan istimewa. Apa ya....??? Mau tau...??
Kelompok cooking class ini terbagi menjadi 4 kelompok. 2 kelompok wanita dan 2 kelompok pria. Setiap kelompok diwajibkan untuk membuat satu menu untuk berbuka puasa buat memuaskan kakak-kakak asuh. Wich... Kali ini kakak asuh yang diservice sama adik-adik dengan masakan penuh cinta dari mereka.
Beberapa menit kemudian masakan dari 4 kelompok pun sudah selesai disajikan dan siap disantap saat berbuka puasa. Menu yang dibuat adik-adik emang sangat pas untuk menu berbuka puasa diantaranya yaitu :
- Kelompok 1 membuat menu onde-onde singkong isi gula merah
- Kelompok 2 membuat menu kue klepon singkong isi gula merah dibalut dengan kelapa
- Kelompok 3 membuat roti cane yang ditaburi gula putih
- Kelompok 4 membuat es timun serut sere

Kultum Sebelum Berbuka Bersama Ust.Krido Wardoyo
Selesai memasak, adik-adik mandi membersihkan diri setelah itu kembali lagi ke Joglo pukul 18:15 WIB mendengarkan kultum yang disampaikan oleh ustadz Krido Wardoyo.

Menanti Adzan Maghrib
Selesai berbuka dengan yang manis-manis adik-adik lalu bergegas mengambil air wudhu untuk solat berjamaah. Setelah solat saatnya makan malam bersama dengan menu rendang gading, sayur buncis wortel, pergedel kentang, ikan asin, kerupuk.

Solat Isya & Tawarih Berjamaah
Sungguh syahdu ketika Ramadhan diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, berkumpul dengan orang saleh dan membahagiakan anak-anak yatim. Berbaur dengan mereka mengajarkan kita arti kesabaran dalam menghadapi anak-anak. Dengan 47 orang adik-adik maka ada 47 karakter pula yang harus dihadapi dengan hati yang dingin.

Barbeque
Ini nich acara yang paling ditunggu baik panitia, kakak asuh dan juga adik-adik sekalian yaitu acara Barbeque. Di sini kita akan bakar jagung, ayam, ubi dan sesuatu yang bisa di bakar atau kakak asuh juga bisa membakar kenangan masalah lalu #eh. Selain itu juga disediakan teh hangat dan hidangan kecil buat cemilan mulut yaitu kue martabak isi dan juga kue dadar. Nyummyyyy

Pukul 22:30 WIB adik-adik diminta untuk ke tenda merehatkan seluruh tubuhnya agar bisa beraktifitas lagi keesokan paginya.

Solat Tahajut Berjamaah
Pukul 03:00 WIB dini hari adik-adik dibangunkan untuk solat tahajut berjamaah. Selesai berbenah diri, mereka kembali berkumpul di Joglo untuk melaksanakan solat tahajut berjamaah yang diimami oleh temannya ustadz Krido. Selesai solat lanjut ke acara muhasabah diri. Muhasabah diri ini agar mengingatkan adik-adik tentang kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat, perilaku nakal yang mungkin dilakukan oleh mereka yang kerap kali terlupakan. Dengan adanya muhasabah diri ini menjadikan adik-adik lebih menyayangi orangtua mereka yang masih hidup yang berjuang membesarkan mereka. Selesai Muhasabah diri makan sahur bersama dengan menu ayam goreng, tumis kangkung, tempe goreng, dan kerupuk serta teh manis hangat yang menghangatkan lambung. Selesai sahur, memasuki adzan subuh semua sudah bergegas dan siap di shaf masing-masing untuk menunaikan ibadah solat subuh, selesai subuh berjamaah adik-adik pun tadarusan bersama kakak asuh.

Pagi yang cerah jika hanya di isi dengan tubuh yang memelkat di kasur tidak akan membuat badan menjadi segar. Pagi ini kita bersama kakak istruktur dari dusun kreatif mengajak adik-adik dan juga kakak asuh bermain bersama, tertawa bersama. Dimulai dari pemanasan sejenak, lalu dilanjut dengan senam pinguin dan pembagian kelompok menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok berado ketangguhan untuk mendapatkan juara. Dengan di bagi menjadi 3 permainan, 2 kelompok ini saling berlomba. Permainan yang tersedia yaitu congklak (diisi dengan grup kak Rara dan juga Kak Duha), Gobak Sodor (diisi dengan grup Toras Vs Nabila) dan Pecah Piring (diisi dengan grup Mahya Vs Nabila). Permainan yang diikuti adik-adik beserta kakak asuh ini dikenalkan kembali dengan permainan tradisional Indonesia yang sekarang sangat jarang dijumpai atau dimainkan oleh anak-anak Indonesia, karena kebanyakan pada umumnya mereka lebih senang dirumah bermain komputer ataupun handphone canggih yang bisa mendengarkan lagu dan menonton film kartun.

Gobak Sodor
Siapa yang gak kenal dengan gobak sodor atau permaianan tangkap buaya ini sangat populer di Indonesia. Bahkan sampai sekarnag pun Gobak Sodor ini masih dimainkan dalam sebuah perlombaan. Permainan ini dimainkan oleh 5-7 orang setiap kelompok. Ada kelompok menjaga dan menyerang pertahanan kelompok. Pemain haruslah mempunyai strategi dan kecepatan dalam melewati musuh dan menangkap musuh. Kelompok penjaga haruslah dapat menyentuh kelompok lawan agar tidak bisa lolos dan menerobos benteng. Setiap pemain yang tersentuh oleh penjaga maka tidak dapat melanjutkan permainan lagi sampai pemain habis maka bergantianlah posisi yang dilakukan. Permainan ini hanya membutuhkan lapangan yang cukup luas lalu membuat bentuk persegi dengan 3 kotak besar. Permainan ini juga menjadi kegemaran buat anak laki-laki maupun perempuan.
 
Pecah Piring
Pecah Piring adalah permainan tradisional Indonesia yang saat ini sudah jarang ditemui dan dimainkan oleh anak-anak. Permainan yang satu ini membutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam memainkannya. Permainan ini biasa dimainkan oleh anak-anak pedesaan yang dimainkan diwaktu sore setelah solat ashar untuk mengisi kekosongan. Permainan ini bisa dimainkan oleh laki-laki ataupun perempuan.
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing beranggotakan 5-7 orang, menggunakan pecahan keramik (untuk disusun) dan juga bola karet. Tim pertama bertugas sebagai penyusun pecahan keramik dan tim kedua bertugas sebagai penghalang dengan cara melemparkan bola kasti ke tim pertama dan jika pemain terkena bola maka gugur (tidak boleh bermain). Permainan berakhir jika susunan pecahan keramik kembali tersusun atau pemain yang berada di satu tim gugur semua. Setelah itu kelompok yang menang akan bermain menyusun pecahan keramik.

Congklak
Congklak adalah permainan yang hanya bisa dimainkan oleh 2 orang saja. Permainan ini sangat memikat dari bentuk  papan congklak yang dimiliki. Permainan ini juga tidak akan membuat kamu mengeluarkan keringat karena kamu bermain dengan duduk dan santai.
Congklak memiliki 16 lubang, dibagi menjadi 14 lubang kecil dan 2 lubang besar, lubang besar itu menjadi tujuan dengan masing-masing pemain memiliki satu lubang. Permainan ini menggunakan papan congklak dan biji congklak. Terdapat 49 biji congklak yang diisi ke lubang kecil sebanyak 7 biji. Permainan ini sangat mudah, hanya membagikan biji congklak ke setiap lubang, jika biji congklak tinggal satu dan masuk ke lubang kosong maka permainan berganti dengan lawan. Begitu seterusnya hingga biji congklak masuk semua ke lubang besar dan siapa yang terbanyak mengumpulkan biji di lubang besar maka dialah pemenangnya.

Peserta Jambore Yatim akan Gardening
Setelah selesai bermain, adik-adik diminta untuk mandi pagii dan berganti kostum dengan kaos yang telah disediakan oleh panitia acara. Yuk yap yuk... Mari kita berkebunnnnnnnnnnnn...

Kelompok Sulaiman
Ini nich kelompok Sulaiman yang gantengnya kece abis. Kakak admin kenalin ya siapa-siapa aja namanya mulai dari Lian, Fahmi, Raihan, Kak Deli, Aidil dan Rivaldi.

  
Ayo... Ayo... Kita pergi berkebun
Jangan malas malas nanti jadi pemalas
Semangat semangat semangat berkebun
Berkebun berkebun mari kita berkebun
Berkebun itu mengasyikan...

Gardening
Wich.. adik-adik sudah sampai di kebun jagung yang sudah siap di panen. Pasti asyik dong yaaa.... Adik-adik akan diajarkan cara memilih jagung yang sudah siap dipanen dan cara memetik jagung dengan baik dan benar. Adik-adik hanya memiliki kesempatan untuk memetik jagung sebanyak 1 kali, jadi setiap orang hanya memiliki jatah jagung 1 buah. Kalo adik-adik mau sekilo ntar kita beli jagungnya dipajak ya. hehehhe

Tunjukkan jagungmu... Cieeessssss.

Selesai memanen jagung, adik-adik kembali dikumpulkan disuatu tempat dengan pemandangan hijau menjulang, sangat menyejukkan mata memandang.

Be action
Setelah kemarin motivasi cita-cita dan merainya saatnya adik-adik menggambarkan apa yang mereka cita-citakan di sebuah kertas yang akan disediakan oleh panitia acara. Tempat ini sangat cocok buat adik-adik agar merefklekan pikiran dan bersenang-senang sambil belajar bersama di sini. Dan udara segar dipagi hari menambah kesyahduan tempat ini.

Painting
Lukislah cita-citamu diatas kertas putih. Pajangkan cita-citamu di depan dinding kamarmu dan pandangi ia setiap kamu akan terlelap untuk tidur. Dengan demikian kamu akan ingat selalu apa yang kamu impikan dan kamu akan terus bertekad kuat untuk meraih cita-cita itu. Don't Be Give Up ^_^

Peserta yang mengambil hikmah dibalik fil "Sepatu Dahlan"
Selesai gardening and painting, saatnya kembali ke dusun kreatif dan berkumpul di aula untuk nobar film motivasi yaitu Film Sepatu Dahlan. Film ini keren ini sangat memotivasi adik-adik buat meraih cita-citanya dan memperjuangkannya. Film "Sepatu Dahlan" yang ditonton oleh adik-adik ini menggambarkan sosok Dahlan kecil yang berjuang bagi masa depannya meskipun kerikil tajam merujamnya. "Biar kita miskin kita harus bermartabat" Sepatu Dahlan

Ketika kita lahir di dunia kita tak bisa memilih dengan keluarga seperti apa kita akan tumbuh besar
Terlahir dari keluarga miskin bukanlah sesuatu kesalahan yang harus di sesali
Hidup miskin tidak akan membuat seseorang hina bila ia mampu menjaga iman serta moralnya
Berjuanglah menghadapi kerasnya kehidupan
Miskin bisa dirubah menjadi kaya bila kita mampu berusaha
Jangan hanya terpaku menghadapi kenyataan yang ada
Karna takdir hanya bisa diubah melalui ikhtiar dan juga usaha
Jadilah adik-adik hebat yang tumbuh besar membanggakan
Kalian adalah anak-anak pilihan yang dicintai
Jangan pernah mengeluh dan cemburu dengan kesempurnaan yang dimiliki oranglain
Ubahlah kecemburuan itu dengan perubahan nyata
Karena hidup adalah sebuah pilihan


Peserta Terbaik, Teraktif, Tersoleha & Tersoleh
Dari sekian banyak peserta dan akhirnya dengan berbagai perundingan dengan panitia setempat akhirnya terpilihlah empat orang adik-adik ini adalah peserta ter ter ter lah pokoknya yaitu Azlan peserta terbaik, Bebi peserta teraktif, Amanda peserta tersoleha, dan Fahmi peserta tersoleh cita-citanya ingin menjadi Hafiz Qur'an loh... Masya Allah... Meleleh kakak denger bacaan Al-Qur'anmu dek. Hehehehh






















Sebelum acara selesai, adik-adik dimintai untuk menuliskan kesan dan pesan diselembar kertas selama acara berlangsung dari kemarin sampai hari ini. Kesan dan pesan nantinya akan ditempel dipohon agar panitia tahu seperti apa perasaan adik-adik sekalian.

Pembagian Bingkisan Kelompok Sulaiman
Acara selanjutnya yaitu pembagian bingkisan alat-alat sekolah untuk adik-adik dan uang tunai agar digunakan secukupnya untuk kebutuhan sekolah. Pesan kakak buat kelompok Sulaiman semoga kalian bisa menjadi pemimpin sejati dan laki-laki sukses yang bertanggungjawab. Tumbuhlah menjadi orang yang berguna bagi agama, orangtua, nusa dan bangsa. Salam kece buat kelompok Sulaiman...

Finish All
Berakhir sudah acara kita Jambore Yatim Dhuafa "Bukan Ramadhan Biasa". Semoga apa yang kita kerjakan di sini menjadi nilai pahala buat kita semua. Kakak panitia serta kakak asuh semoga lelah kita menjadi Lillah... Salam Tangguh Volunteer Dompet Dhuafa


Wassalamu'alaikummmmmmmm....
Admin manis undur diri
Cuzzzzzzzzz.... ^_^





One Heart Hill Telagah Batu Mbelang, Langkat

Langkat terkenal dengan kesejukan air sungainya, kini hadir dengan pesona unik yang ditampilkan dari tempat wisata "One Heart Hill Bat...