Minggu, 26 November 2017

Bunga Bermekaran di Sapo Juma

Sumatera Utara memang banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi baik oleh wisata lokal ataupun nonlokal. Sapo Juma ini adalah Taman Bunga yang baru saja diresmikan pada bulan Oktober 2017 kemarin. Taman Bunga Sapo Juma ini satu arah dengan Air Terjun Piso-Piso, ketika melewati batas wisata maka kalian hanya perlu terus sedikit dan jumpa simpang lalu berbelok ke kanan dan ikuti jalur jalan bebatuam yang cukup berbahaya bagi pengemudi awam. Sebenarnya jalurnya itu dekat akibat jalan bebatuan dan juga sempit ini membuat pengemudi mesti berhati-hati mengendarai kendaraannya dan jalanan pun membuat pengunjung sedikit tidak nyaman namun karena penasaran banyak juga pengunjung yang menyisihkan sedikit waktunya untuk melihat lokasi wisata taman bunga ini sebelum akhirnya melanjutkan ke tempat wisata lain.

Sapo Juma
Biaya masuk Sapo Juma ini hanya Rp 10.000,-/org termasuk anak-anak di atas 2 tahun juga mesti bayar full. Pintu masuk akan dijaga oleh penjaga karcis dan di kamu langsung bayar sesuai berapa orang yang masuk. Ketika memasuki lokasi kalian akan disuguhkan oleh taman bunga yang bermekaran dimana-mana. Area taman cukup ramai dikunjungi karena taman ini baru hitz dikalangan anak muda Zaman Now 😅 dan lagi tempat ini sangat cocok untuk prewed loh guys. Jangan heran ketika masuk kamu akan dapati banyak sekali pasangan di sana sini berfoto ria, dikarenakan suasananya yang romantis bak bukit bunga ini menarik pasangan ingin berpose di sini. Buat kamu yang jomblo harus kuat-kuatlah menahan diri agar gak baper 😢😢😢 . Oia guys, mestipun kamu sudah bayar uang masuk tapi kamu juga harus menjaga kelestarian bunga di sekitar ya. Jangan buang sampah sembarangan karena sudah ada tempat sampah yang telah tersedia dan juga jangan merusak ataupun memetik bunga nanti bisa dimarahin abang-abang penjaga.

Menjaga kebersihan dan juga kelestarian lingkungan bukan hanya tugas penjaga kebun saja namun juga harus ada kerjasama diantara penjaga dan pengunjung agar sama-sama nyaman dalam memakai fasilitas yang ada. "Kebersihan itu adalah sebagian dari Iman". Kalau kamu punya iman so pasti kamu akan selalu bersih dan rapi dimanapun kamu berpijak.

Di bawah ini adalah beberapa potret lokasi di Sapo Juma :





Apakah kamu berminat untuk berfoto ria diantara bunga-bunga ini???
Yuk kunjungi lokasinya segeraaa... Pastikan kamu juga pernah berfoto di sini guys 😁


Minggu, 19 November 2017

Taman Menjuah-Juah, Berastagi

Taman Menjuah-Juah Berastagi ini berada tidak jauh dari pasar buah, berjalan sedikit ke arah parkiran mobil atau banyak kuda yang nengkreng di situ juga agak ke kiri kita masuk ke lorong dan nanti akan kita jumpai loket pembelian karcis masuk. Harga tiketnya cukup ekonimis dengan bandrol Rp 4.000,-/dewasa dan Rp 2.000,-/anak. Taman ini sangat cocok buat kamu yang hobi selfie atau sekedar ajak anak bermain, karena taman ini semua umur boleh masuk menikmati suasana pepohonan rindnag di taman menjuah-juah berastagi.

Di bawah ini beberapa potret gambar yang di ambil di area lokasi Taman Menjuah-Juah Berastagi :





Taman Menjuah-Juah ini kerap kali digunakan untuk berbagai acara komunitas, festival, pesta rakyat, untuk diskusi, dan lain sebagaianya. Untuk menghilangi penasaran, komu boleh singgah untuk sekedar melihat-lihat isi taman.

Sisihkan waktu liburmu....
Yuk, Main ^_^

Jumat, 03 November 2017

Salahkah Jika Aku Ingin Hijrah?

Hijrah . . .
Apa sich itu hijrah???
Kata "HIJRAH" berasal dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan dari dan berpindah tempat.

Perintah berhijrah terdapat dalam beberpa ayat Al-Qur’an, antara lain: Qs. Al-Baqarah 2:218).
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berhijrah di jalan Allah, mereka itu mengharapakan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Banyak pemuda pemudi saat ini sedang berhijrah. Hijrah dari pakaian ketak, modis, serba terbuka sekarang beralih ke pakaian Syar'i lebih menutupi aurat mereka terutama bagi yang muslimah/akhwat. Mereka lebih menghargai tubuhnya dan mengetahui bahwa banyak sekali manfaat menutup aurat. Apa aja sich manfaat menutup aurat itu :
1. Menghindari diri dari dosa membuka aurat
2. Menghindari tuduhan atau pandangan negatif
3. Menghindari hawa nafsu lawan jenis ataupun sesama jenis
4. Melindungi diri kita dari tindak kejahatan
5. Melindungi diri dari polusi lingkungan

Ketika seseorang ingin berhijrah dari yang bermula dia tidak memakai jilbab sekarang berjilbab atau dia yang berjilbab namun telanjang beralih ke pakaian syar'i menurut syariat islam, dia akan banyak sekali menghadapi tantangan baik dari lingkup keluarga dan di masyarakat. Salah satunya adalah omongan orang tentang perubahannya. Yang biasa terlontar itu "Igh, uda berubah sekarang ya?" , "Kok jilbabnya besar kali kak? Kok pakai gamis, apa gak panas?", "Kakak gak takut dikira teroris pakai kayak gitu?" atau dari kalangan keluarga "Kamu ikut pengajian apa? Jangan yang aneh-aneh. Biasa aja kalau berpakaian" dan lain sebagainya.

What Wrong???
Apa yang salah???
Apa karna kita yang berubah???
Atau orang menganggap islam itu hal yang simple?
Bagaimana islam yang biasa saja? Apakah mereka yang mengumbar auratnya? Atau mereka yang berhijab namun memamerkan lekuk tubuhnya?

Kalian tahu tidak semua orang berani mengambil langkah untuk berhijrah. Tidak semua orang berani meninggalkan pakaian modisnya hanya untuk mengikuti syari'at islam. Dan tidak semua orang berani meninggalkan dunia gemerlapnya. Tapi banyak orang yang ingin berhijrah namun ditantang oleh keluarga. Banyak muslimah yang dicela hanya karna mereka berbeda pakaian. Padalah pakaian syar'i mereka tidak menghalangi mereka untuk beraktifitas.


Setiap tindakan yang dilakukan butuh sebuah proses dan langkah yang dijalani. Begitu juga berhijrah. Ikuti prosesnya, ikuti alur-Nya, dekatkan dirimu ke jalan yang menuntunmu kepada-Nya, masuklah ke dalam lingkupan orang-orang yang sejalan denganmu namun bukan berarti kamu meninggalkan duniamu yang lalu. Nikmati saja kepahitan-kepahitan saat proses berhijrah, hinaan, cemooh, ditinggalin teman atau bahkan seseorang yang mengaku sahabatmu pun akan ikut meninggalkan ketika kalian mulai tak sepaham.

Kalian tahu, tantangan terbesar seseorang dalam proses hijrah adalah menghadapi keluarganya sendiri, apalagi ayah dan ibunya yang menentang cara berpakaian syar'i yang menurutnya merupakan ajaran sesaat atau ikut pengajian sesaat. Menyedihkan bukan? Seharusnya keluarga menjadi tempat dia berpulang dan menguatkannya bahkan tidak ada lagi yang mendorong keinginan baiknya itu. Jadi apakah kamu harus balik ke jalanmu yang dulu?? Tentu saja tidak. Kamu harus KUAT. Buat mereka percaya denganmu. Buat mereka menghapus pikiran negatif itu. Caranya :
1. Berlemah lembutlah dalam berbicara dan bertindak
2. Beri pengertian perlahan-lahan kepada keluarga
3. Bawalah sekali-sekali keluargamu ke pengajian yang kamu ikuti
4. Perlihatkan sisi positif dan keindahan seorang muslimah

Jika dalam berubah dan ditentang kelurga kamu malah balik menentang dan berkata kasar itu tidak mencerminkan seorang muslimah. Rangkul mereka agar bisa bersama-sama menuju jalan-Nya.

Jika kamu telah mencapai proses terakhir jangan pernah sombong dengan pakaian yang kamu kenakan saat ini. Jaga tatapan matamu kepada sesama wanita yang belum menutup auratnya, karena di situ sisi kesenstifan seseorang dari tatapan tajam yang seolah menghinanya.

Carilah teman yang bisa menguatkanmu... Carilah teman yang bisa terus mengajakmu pada kebaikkan. Berkumpullah dengan orang-orang alim dan gali ilmu lebih banyak dari mereka. Teman sesurga ^_^

Minggu, 15 Oktober 2017

Peringatan Hari Pangan Sedunia "Tebar Makanan Tebar Kebaikan"


Hari Pangan Sedunia adalah hari yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober setiap tahun sejak tahun 1981 untuk mengingatkan kesadaran dan tindakan masyarakat dunia terhadap kelaparan dan kekurangan gizi di dunia dan untuk mendorong terciptanya sistem pangan global yang efektif. 16 Oktober dipilih karena pada tanggal tersebut di tahun 1945 telah didirikan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hari Pangan Sedunia ditetapkan pada konferensi umum ke-20 bulan November 1979.

Dompet Dhuafa Waspada bersama Dompet Dhuafa Volunteer menyelenggarakan sebuah acara untuk memperingati Hari Pangan Sedunia dengan tema kegiatan "Foodventure : Tebar Makanan Tebar Kebaikan Bersama Adik-Adik Rumah Baca Bakau Percut"

Tebar Makanan Tebar Kebaikan ini dilaksanakan di Rumah Baca Bakau Percut yang lokasinya berada di Jl. M.Yusuf Jintan, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371. Kenapa di pilih di Rumah Bakau dikarenakan di rumah baca ini banyak adik-adik yang tergolong yatim piatu atau dhuafa yang wajib kita kunjungi untuk setidaknya merayakan Hari Pangan Sedunia ini kepada mereka dengan memberikan sedikit hiburan juga makanan sehat.

Hari Pangan yang berlangsung di Rumah Baca Bakau Percut ini diselenggarakan pada hari Minggu, 15 Oktober 2017 yang diketuai oleh Febriansyah dan dibantu oleh kakak dan abang volunteer sehingga kita bisa menyiapkan acara ini baik.

Apa saja sich kegiatan yang dilakukan adik-adik Rumah Baca Bakau bersama Kakak/Abang Volunteer yuk simak kegiatan kami di bawah ini :

Di Rumah Baca Bakau yang telah dipenuhi oleh adik-adik hebat ini, usianya mulai dari 5 tahun sampai 13 tahun. Acara pertama kita akan NoBar (Nonton Bareng) film motivasi yang dapat membangkitkan semangat adik-adik tentang tidak pantang menyerah dalam menjalankan kehidupan meskipun dengan kekurangan dalam hidup. Kekurangan tidak menjadikan kita lemah bahkan mudah terpengaruh oleh siapapun. Hidup kita adalah kita yang menentukan jadi jangan pernah merasa minder dengan apa yang tidak kita miliki seperti orang lain miliki. Sambil menikmati film  adik-adik disuguhkan pudding coklat dan juga es lengkong yang telah disajikan oleh panitia konsumsi, biar nontonnya tidak garing.

Untuk mengisi kekosongan panitia, maka panitia menyiapkan perlengkapan untuk acara selanjutnya yaitu membuat sate buah. Dengan 5 buah berbeda panitia memotongi masing-masing buah dan diletakkan di dalam wadah yang telah dibagikan menjadi beberapa tempat sesuai banyaknya kelompok yang telah disiapkan oleh panitia acara. Adapun buah yang disiapkan untuk sate buah yaitu melon, semangka, anggur, dan pepaya.
Panitia Konsumsi
Dan ada 2 kakak cantik yang sembari tadi mendiami dapur yaitu kak Nisa dan Kak Ikki yang sedang menyediakan menu sehat buat kita semua untuk di makan bersama di akhir acara guys.

PJ Bubur Kacang Hijau
 Kelompok di bagi menjadi 8 bagian yang terdiri dari 5 orang anak. Nah setiap kelompok di bimbing 1 kakak asuh untuk mengajari mereka cara membuat sate buah yang sehat. Kenapa sich dipilihnya sate buah. Karena banyak sekali anak-anak yang tidak suka memakan buah apalagi dengan bentuk yang sama setiap hari, maka dari itu panitia membuat kreasi sendiri untuk menarik perhatiaan adik-adik agar tidak bosan mengonsumsi buah-buahan.
Membuat Sate Buah
Setiap kakak asuh wajib mengajarkan adik-adik untuk membuat sate buah paling keren dan ketceh. Keseruan dan kefokusan adik-adik dalam membuat sate buah sangat terlihat jelas di wajah mereka. Dengan seksama mereka memperhatikan si kakak asuh mencontohkan menusuk buah satu persatu ke dalam lidi yang telah disediakan.

Nah, guys waktu yang diperlukan setiap kelompok untuk menyelesaikan sajian sate buah ini hanya 20 menit sekaligus menyiapkan yal-yal kelompok untuk membuat suasana tambah meriah.
Kelompok Kak Nabila
Selanjutnya setelah siap dengan membuat sate buah oleh adik-adik acara ketiga yaitu makan bubur kacang hijau dan menikmati sate buah yang tadi di buat.

Makan Bersama
Bubur kacang hijau yang telah dimasak oleh dua orang kakak volunteer kita Kak Nisa dan Kak Ikki bagian dapur yang telah membuat menu sehat dan bergizi ini buat adik-adik. Setelah menikmati hidangan yang telah tersedia, adik-adik sudah dibolehkan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.


Pembagian Snack
Sebelum pulang, adik-adik dapat hadiah lagi dari panitia yaitu snack atau jajanan ringan, setiap orang diberikan satu bungkus paket snack yang telah disediakan oleh panitia.



Terimakasih team, terimakasih adik-adik hebat, terimakasih panitia, dan terimakasih banyak untuk para donatur yang telah menyisihkan sedikit rezekinya agar berlangsungnya acara ini. Semoga para donatur mendapat ganjaran pahala oleh Allah SWT. Amiin ^_^

Minggu, 03 September 2017

Nuansa Air Terjun Negeri Suah & Air Sungai Dua Rasa


Jembatan Negeri Suah
Hari minggu adalah hal wajib buat keluar rumah. Niatnya hanya ingin membeli susu dipemerahan sapi di Brastagi. Alhasil sepeda motor malah membelok ke arah sibolangit dan menyusuri jalanan yang cukup mulus yang dipenuhi oleh paving block kecil yang tersusun rapi lalu tak lama melaju akan tampak jalan beraspal seperti jalanan baru. Jalanan yang dilalui cukup mulus dan suasana perkampungan menambah pesona alami yang belum terjajal suasana kota. Pesawahan terasering milik petani serta hutan bukit barisan memberikan wadah keindahan bagi pesona mata kamu semua. Tak lama berkendara jalanan hanya dikeliling hutan kanan kiri, pemukiman warga pun hanya beberapa saja yang dilewati. Sepeda motor kami mulai memasuki jalanan kampung bertanah kekuningan seperti tanah liat jalanan setapak itu mulai memasuki kawasan yang kini menjadi incaran pecinta alam yaitu "Air Terjun Negeri Suah dan Air Sungai 2 Rasa". Jalanan menuju Air Terjun Negeri Suah in berkelok tajam sertam menurun lengkap dengan kanan kiri jurang, untuk itu pengendara dwajbkan hati-hat saat melewati jalan ini dan pastikan kendaraan kamu guys sehat sentosa.
Perkampungan Negeri Suah
Sekitar 1 jam perjalanan dari simpang sibolangit akhirnya kami mendapati sebuah perkampungan kecil yang rumah-rumahnya masih bermodelkan rumah panggung yang terbuat dari kayu. Kami pun menitipkan sepeda motor di balai desa untuk dapat berjalan menuju Air Terjun.

Air Terjun Negeri Suah
Ini dia "Air Terjun Negeri Suah" yang berada di Sibolangit. Destinasi wisata masih terbilang baru dan belum banyak terjamah orang dikarenakan lokasi air terjun ini yang cukup jauh dan menguras tenaga serta terlebih lagi jalanan yang cukup terjal dilewati oleh pemula. Untuk ke lokasi air terjun kamu hanya bisa berjalan kaki dari balai desa/tempat penitipan sepeda motor, kamu bsa berjalan ke sebelah kiri dan menyusuri jalanan hutan agak licin jika musim hujan. Lebih kurang 5-10 menit kamu akan sampai ke air terjun ini.

Untuk sampai ke bawah kamu harus berani turun guys, karena jalan menurun ke sungai ini tidak semulus percintaan drama korea. Hahhahhaha....

Jalanan Setapak Menuju Sungai Dua Rasa
Setelah puas menikmati Air Terjun, saatnya kami berbalik arah dan naik ke atas menuju perkampungan lagi. Cukup berjalanan lurus mengikuti jalanan setapak, di sisi kanan kamu akan melihat persawahan petani yang tersusun secara terasering sedangkan di sisi kiri hanya hutan yang ditumbuhi daun-daun hijau.

Air Sunga Dua Rasa ini belum banyak terjamah tangan-tangan nakal manusia. Tempatnya yang masih sangat asri dan nyaman untuk kamu menghilangkan penat. Kenapa dinamakan "Air Sungai Dua Rasa" karena adanya pertemuan dua aliran air panas yang keluar dari perut bumi dengan aliran air sungai seruway. Bisa di bilang ini merupakan perbedaan suhu air, dimana di bagian sisi kiri terdapat anak hulu yang mengalir air yang mengandung belerang, berbau seperti kita sedang berada dipemandian debu-debu. Kalau kita perhatikan ada nampak seperti gumpalan puth sedikit kekuningan seperti belerang. Jika kita berjalan sedikit ke hulu maka akan kita jumpai mata air panas yang panasnya itu bisa mencapai 100⁰ C, untuk itu diharapkan agar pengunjung tidak terlalu mendekat ke hulu dikarenakan berbahaya.
Untuk mencari tahu perbedaan suhu, kamu harus mandi atau sekedar mencelupkan jarimu ke air dan rasakan sensasinya. Tempat ini biasa digunakan pengunjung untuk bersantai sekalian berendam di dalam air belerang yang banyak khasiatnya bagi tubuh. Wisatawan juga menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berendam dan menyusuri keindahan sungai yang memiliki bebatuan besar serta menikmati desiran air yang terhantam bebatuan.
Air Sungai Dua Rasa
Air Sungai Dua Rasa
Cukup unik pemandangan yang akan kamu dapat di sini. Keindahan alam yang membentang luas memanjakan matamu ketika memandang. Ada ratusan rerumputan hijau yang bergoyang tertiup angin semilir dan suara desiran air sungai yang menghantam bebatuan besar dihadapannya. Serta aroma belerang yang menyengat seakan kamu berada dipemandian air panas.

Setelah puas menikmati keindahan ciptaan Allah SWT, saatnya kembali ke jalan yang benar egh kembali ketujuan awal mencari susu sapi. Jika kamu penasaran dengan lokasinya cukup datangi aja guys dan bawa rombongan jangan sendirian karena sendiri itu cukup membuat perih. Hahhahha ^_^

Sampai di sini dulu...
See Youuuuu
Wassalamu'alaikum


^_^
Chania

Minggu, 27 Agustus 2017

PESONA MASJID AZIZI BERNUANSA MELAYU


Masjid Azizi merupakan masjid peninggalan Kesultanan Langkat yang berada di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Bangunan masjid megah bernuansa melayu ini berdiri megah di atas tanah seluas 18.000 meter persegi. Masjid ini terletak di tepi jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Medan dengan Banda Aceh. Tepatnya terletak di Jl. Masjid No.1, Pekan Tj. Pura, Tj. Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara 20853, Indonesia.

Masjid Azizi pertama kali di bangun oleh Sultan Langkat Haji Musa pada Tahun 1899 dan diresmikan pada tanggal 13 Juni 1902. Arsitektur masjid Azizi ini campuran Timur Tengah dan India dengan banyak Kubah Hitam. Masjid Azizi dapat menampung sekitar 2.000 jamaah sekaligus. 

Halaman & Bangunan Depan Masjid Azizi
Halaman masjid ditumbuhi dengan rerumputan hijau dan juga bunga-bunga kecil yang menambah keelokan Masjid Azizi.

Bagian Belakang Masjid dengan Banyak Pilar
Di dalam Masji Azizi terdapat serambi dan teras masjid dilengkapi dengan pilar pilar dan lengkungan khas timur tengah dihias dengan kaligrafi, bentuk bentuk geometris dan ukiran floral. Paduan warna hijau dan kuning menjadikan masjid ini tampak begitu alami khas Melayu. Serta lantai masjid yang menggunakan marmer (dahulunya keramik).

Menara Masjid Azizi
Menara masjid terletak di timur laut masjid dengan tinggi sekitar 60 meter. Bagian bawah menara dilengkapi sebuah pintu. Bagian kedua dihiasi dengan sebuah jendela lengkung pada setiap sisinya. Bagian atapnya berbentuk kubah dengan bulan di puncaknya. Secara keseluruhan arsitektural masjid Azizi ini memiliki beberapa kemiripan dengan masjid raya Al Mashun dan masjid Al Osmani di Medan, terutama pada rancang bangun kubahnya yang khas.

Pintu Masuk Utama Masjid Azizi
Masjid Azizi biasa digunakan untuk pengajian, tempat diskusi mahasiswa dan juga masjid ini setiap tahunnya mengadakan Festival Azizi. Festival Azizi berisi bermacam-macam kegiatan dari lomba barzanzi, azan, marhaban, dan baca puisi. Festival tersebut diselenggarakan untuk memperingati wafatnya Tuan Guru Besilam Babussalam Syeikh Abdul Wahab Rokan, yang dikenal sebagai ulama penyebar Tariqat Naqsabandiah. Festival bernuansa Islami itu sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Masjid Azizi dan sejarahnya. Namun karena pelaksanaannya di Masjid Azizi, maka disebut Festival Azizi.

Kamis, 17 Agustus 2017

Semarak Agustus SEMANGAT CERIA Bersama SD Laskar Dhuha

Tanggal 17 Agustus merupakan hari Kemerdekaan Indonesia. Setiap warganegara Indonesia amat senang menanti datangnya Perayaan 17 Agustus 1945. Kenapa mesti tanggal 17 Agustus? Karena pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Segera setelah pengumuman proklamasi tersebut, Soekarno dan Hatta menggunakan senjata dan peralatan Jepang untuk memberontak melawan pemerintah Belanda di Indonesia. Belanda awalnya diusir dari Jakarta, namun bala bantuan memastikan bahwa pertempuran akan berlanjut sampai tahun 1949. Karena lelah pertumpahan darah, Perserikatan Bangsa-Bangsa menghalangi ambisi Belanda untuk berperang dengan meminta tindakan diplomatik. Setelah sepuluh minggu perdebatan yang menjemukan, Indonesia diberi kebebasan dan pasukan Belanda mengundurkan diri dari Asia Timur. Pada bulan Agustus 1949, Negara Kesatuan Republik Indonesia didirikan.

17 Agustus 1945 merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang termasuk hari libur Nasional. Dan sepanjang hari dari berbagai usia mereka mengisi Hari Kemerdekaan dengan berbagai acara yang menarik.

Begitu juga dengan kami, untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, Dompet Dhuafa Waspada bersama Dompet Dhuafa Volunteer membuat perayaan ulang tahun Kemerdeaan Indonesia yang ke 72 Tahun dengan menyelenggarakan perlombaan bersama adik-adik di Sekolah SD Laskar Dhuha yang berada di Jl. Alpukat Raya Dsn I, Marendal, Deli Serdang.

Lapangan Sekolah Laskar Dhuha
Kenapa sich harus SD Laskar Dhuha? Karena dengan berbagai pertimbangan dan assessment SD Laskar Dhuha memenuhi syarat dengan sekolah swasta yang masih dapat bantuan dana dan perhatian dari pemerintah serta juga sekolah ini seluruh siswa/i-nya adalah muslim.

Perayaan berlangsung pada hari Kamis, 17 Agustus 2017 pukul 09:00 WIB dengan pembukaan acara yang dibawakan oleh MC, lalu kata sambutan dari Dompet Dhuafa Waspada, dan juga Kepala Sekola SD Laskar Dhuha. Perayaan berlangsung mulai pukul 09:00 - 15:00 WIB. Ada banyak perlombaan yang digelar di sini antara lain yaitu lomba makan kerupuk, cerdas cerman, lari karung, masukin bola ke keranjang, lari kelereng, lomba joget balon, dan menyusun kata.

Lomba Makan Kerupuk
Lomba Cerdas Cermat
Lomba Susun Kata & Angka
Lomba Kelereng
Perlombaan ini diikuti oleh seluruh siswa dari mulai kelas I sampai kelah VI dan perlombaan ini di bagi menjadi dua yaitu kelas 1 sampai kelas III di gabung mnejadi satu sedangkan kelas IV sampai kelas VI digabung menjadi satu biar sedikit imbang agar tidak terjadi keributan jika kelas I melawan kelas VI nantinya hehhehehe...

Menunggu Pembagian Hadiah
Perlombaan berlangsung sangat lancar dan penuh dengan keceriaan dari adik-adik semua, meskipun panas matahari menyengat namun tidak mematahkan semangat adik-adik dan juga kakak/abang volunteer untuk terus mengawasi berlangsungnya acara ini. Setalah perlombaan demi perlombaan dan juara demi juara didapatkan maka tibalah saatnya pembagian hadiah di aula Sekolah Laskar Dhuha yang dibuka oleh perwakilan guru dari Laskar Dhuha. Banyak adik-adik yang tidak sabar menanti nama mereka di panggil dan melihat hadiah yang akan diberikan kepada mereka.


Tibalah di acara puncak, berfoto bersama adik-adik dan seluruh panitia serta perwakilan guru SD Laskar Dhuha. Tidak ada acara tanpa sport dari donatur dan tenaga para volunteer serta terimakasih atas waktu yang telah diberikan kepada kami karena diizinkan untuk melangsungkan Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang ke 72 Tahun di Sekolah Laskar Dhuha. Semoga kita semua mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT dan semoga lelah kita menjadi lillah. Aamiin...

Berbagi tidak pernah rugi ^_^

One Heart Hill Telagah Batu Mbelang, Langkat

Langkat terkenal dengan kesejukan air sungainya, kini hadir dengan pesona unik yang ditampilkan dari tempat wisata "One Heart Hill Bat...